WhatsApp Ada pertanyaan? Hubungi Kami
 
 
Kembali ke Halaman Inspirasi
Gambar Inspirasi
Eman Sulaiman, S.S.    19 Oct 2026

EMPAT PULUH MENJADI DELAPAN PULUH: PELAJARAN MUAMALAH DARI AKHLAK RASULULLAH ﷺ

🌀 ... Seorang Yahudi mendatangi Rasulullah ﷺ untuk menagih pembayaran sebelum jatuh tempo. Ketika beliau menjawab bahwa waktunya belum tiba, orang itu membentak:

"Kalian orang-orang Bani Abdul-Muththalib memang suka mengulur-ngulur waktu!"

Para sahabat yang mendengarnya menjadi kesal dan sudah siap bertindak. Namun, Rasulullah ﷺ justru melarang mereka.

Apa yang terjadi setelah itu mengubah hidup orang Yahudi tersebut selamanya, dan sekaligus mengajarkan cara berutang yang paling mulia sepanjang sejarah.

01 – KEKERASAN YANG DIBALAS KELEMBUTAN

Sikap kasar orang itu justru membuat Rasulullah ﷺ semakin lemah lembut. Orang Yahudi ini pun berkata:

"Semua tanda kenabian pada diri beliau sudah kuketahui. Tinggal satu yang belum, yaitu kekerasan orang yang tidak mengenalnya justru membuat beliau semakin lembut. Karena itu aku ingin mengujinya."

Setelah melihat sendiri ketenangan itu, ia pun bersegera masuk Islam.

02 – MENGEMBALIKAN LEBIH BAIK, LALU MENDOAKAN

Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling baik dalam bermuamalah. Jika meminjam sesuatu, beliau mengembalikannya dengan yang lebih baik, lalu mendoakan pemberi pinjaman:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي أَهْلِكَ وَمَالِكَ، إِنَّمَا جَزَاءُ السَّلَفِ الْحَمْدُ وَالْأَدَاءُ

_Barakallaahu laka fi ahlika wa malik, innama jaza'us-salafil hamdu wal-ada'._

"Semoga Allah memberkahimu dalam keluarga dan hartamu. Sesungguhnya balasan bagi pinjaman adalah pujian dan pelunasan." (HR An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Ini selaras dengan sabda beliau yang lain:

إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

_"Inna khiyarakum ahsanukum qadha'an._ Sesungguhnya sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam melunasi (utang)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

03 – EMPAT PULUH SHA' YANG MENJADI DELAPAN PULUH

Pernah suatu kali Nabi ﷺ meminjam 40 sha' bahan makanan dari seseorang. Pada saat yang sama, seorang Anshar sangat membutuhkannya, maka beliau memberikan makanan itu kepada si Anshar.

Beliau bersabda bahwa orang itu tidak akan datang meminta apa pun lagi kepada mereka.

Ketika pemilik makanan bersiap mengeluh, beliau lebih dulu berkata, "Janganlah kamu berkata kecuali yang baik. Aku adalah sebaik-baik orang yang meminjam."

Beliau lalu mengembalikannya dua kali lipat, yaitu delapan puluh sha'.

04 – ORANG YANG BERHAK BOLEH BERBICARA

Dalam peristiwa lain, Rasulullah ﷺ meminjam seekor unta. Pemiliknya datang menagih sambil mengeluarkan kata-kata keras, hingga para sahabat hendak menindaknya.

Beliau bersabda, "Biarkan dia, karena orang yang mempunyai hak berhak untuk berkata."

Rasulullah ﷺ memahami bahwa orang yang dizalimi atau dirugikan memang memiliki ruang untuk bersuara, dan tugas orang yang berutang adalah menanggapinya dengan sabar.

05 – TIDAK MEMBELI KECUALI MAMPU

Ada pula kisah ketika beliau hendak membeli sesuatu. Namun sayang, uangnya tidak cukup.

Maka, harga diturunkan, barang itu dijual kembali, dan keuntungan besar yang diperoleh beliau sedekahkan kepada para janda Bani Abdul-Muththalib.

Setelah itu beliau bersabda, "Aku tidak akan membeli sesuatu pun setelah ini kecuali jika aku mempunyai uang yang cukup."

Pelajaran yang tersirat adalah kehati-hatian dalam menanggung beban dan keberanian menyalurkan rezeki kepada yang membutuhkan.

06 – PELAJARAN YANG TERSISA UNTUK KITA

Dari kisah-kisah ini, adab bermuamalah Rasulullah ﷺ bisa kita rangkum dalam beberapa sikap sederhana. Apa sajakah itu?

* Melunasi lebih baik daripada yang dipinjam,
* mendoakan pemberi pinjaman,
* mendahulukan orang yang lebih membutuhkan,
* bersabar ketika ditagih dengan keras,
* tidak berutang di luar kemampuan, dan
* membalas kekerasan dengan kelembutan.

Barangkali kelembutan itu pula yang kelak membuka hati orang lain kepada kebenaran, sebagaimana yang terjadi pada sang Yahudi.

📚 … Disarikan dari *Zadul Ma'ad* bagian "Tuntunan Rasulullah ﷺ dalam Bermuamalah" karya *Ibnu Qayyim Al-Jauziyah*.

4 Views
Kontak Kami
Jl. Cihanjuang No.34, Cihanjuang,
Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Whatsapp Center 1
+62 857-2194-2783
Whatsapp Center 2
+62 857-2213-5737
Email
pst.tasdiqulquran@gmail.com
Yayasan Tasdiqul Quran
7224887258
Follow Us
Pesantren Tasdiqul Quran